brewin mesa brewin mesa

Brewin Mesa Akan Ramaikan Pasar Real Estate Indonesia

SINGAPURA – Perusahaan investasi dan pengembang real estate berbasis di Singapura, Brewin Mesa Pte Ltd bakal ikut meramaikan pasar properti Indonesia melalui PT Brewin Mesa Development.

Brewin Mesa merupakan patungan dua perusahaan keluarga antara Brewin Properties dan Mesa Investment. Brewin Properties dimiliki oleh keluarga Cheng yang mengendalikan Wing Tai Asia dan Mesa Investment dimiliki keluarga Kwee yang mengendalikan Pontiac Land Limited.

Keduanya berpengalaman puluhan tahun di sektor properti di berbagai negara seperti Singapura, China, Malaysia dan Amerika Serikat. Proyek di Singapura diantaranya hotel The Ritz-Carlton beserta pusat perbelanjaan dan perkantoran Millenia, Capella Hotel di pulau Sentosa, Admore Residences dan Hana Residences dengan target pasar kelas menengah ke atas.

Bill Cheng, Presiden Direktur PT Brewin Mesa Development mengatakan perusahaan keluarganya baru masuk Indonesia saat ini karena memiliki potensi pasar yang cukup besar. Perusahaan ini juga dirancang untuk fokus pada pengembangan properti mewah di area bisnis kota-kota besar di Indonesia.

“Brewin Mesa akan fokus pada pengembangan yang kokoh dengan desain inovatif di sektor perumahan dan komersial kota-kota utama Indonesia,” katanya di sela-sela Media Trip di Singapura pada Jumat (29/1/2016).

Menurut Bill, Indonesia memiliki pasar potensial yang bisa dimasuki yakni kalangan profesional dan pasangan baru atau keluarga baru yang berpenghasilan menengah ke atas. Seperti halnya pengembang lainnya, target pasar ini akan terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk di kota besar, terutama Jakarta yang diperkirakan mencapai 35 juta penduduk pada 2020.

Dengan banyaknya pelaku industri yang mengincar target pasar yang sama, Bill mengatakan hal itu akan mendorong kompetisi produk yang semakin baik. Ia percaya produknya nanti akan memenangkan persaingan dengan membangun proyek yang berbeda dengan mengutamakan kualitas dan mengenal target pasar.

“Kami bekerja sangat detail, sangat mengerti target pasar, apa pekerjaan mereka, profesional, pasangan muda, keluarga kecil atau lainnya. Desain, target market sangat penting untuk diketahui, hal hal kecil dikerjakan secara detil dan mengerti pasar,” ujarnya.

Di beberapa lokasi yang dikunjungi dalam agenda media trip ini, seperti Capella Hotel dan Ardmore Residences memang dipetuntukkan bagi kalangan menengah atas. Untuk harga sewa sejenis apartemen di Ardmore berkisar antara Sin$ 23.000 – Sin$ 32.000 per bulan atau dalam kurs rupiah Rp 220 juta – Rp 300 juta per bulan.

Source: bisnis.com